Cara Menulis Kata Majemuk

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara menulis kata majemuk, kita segarkan terlebih dulu tentang definisi kata majemuk.

Definisi kata majemuk adalah gabungan dua kata yang perpaduannya menghasilkan makna baru. Jika perpaduan kata tidak menghasilkan makna baru, maka gabungan kata itu kita sebut sebagai frasa.

Mari kita lanjutkan dengan mengurai cara menulis kata majemuk.

1.    gabungan kata ditulis terpisah. Contoh: tanggung jawab, terima kasih, kambing hitam, tanda tangan
2.    apabila gabungan kata itu mendapat awalan dan akhiran, maka penulisan unsur-unsurnya digabung tanpa tanda hubung. Contoh: pertanggungjawaban (berasal dari kata majemuk “tanggung jawab” mendapat imbuhan per + an). Contoh lainnya seperti menandatangani dan mengkambinghitamkan.
3.    tapi jika kata majemuk itu hanya mendapat awalan atau akhiran saja, maka imbuhan itu melekat dengan kata terdekat dan ditulis terpisah dengan unsur lainnya, tanpa tanda hubung. Contoh: bertanggung jawab, berterima kasih.
4.    kata majemuk juga ada unsur-unsur pembentuknya ditulis serangkai. Ini berlaku untuk gabungan kata yang sudah dianggap padu benar. Contohnya; beasiswa, matahari, daripada, segitiga, kepada, barangkali, padahal.
5.    ada juga kata majemuk yang unsur-unsurnya ditulis serangkai dan salah satu unsurnya tidak bisa berdiri sendiri sebagai sebuah kata. Contoh: tunawisma, tunarungu, tunanetra, subseksi.

Semoga uraian cara menulis kata majemuk cukup mudah untuk dicerna. Untuk melengkapi pengayaan wawasan tentang cara pembentukan kata dan penulisannya, silahkan baca artikel lainnya seperti Definisi Kata Dasar, Definisi Kata Turunan, dan Cara Menulis Kata Ulang.

Ketiga contoh artikel tadi banyak mengurai tentang seluk beluk kata dan proses pembentukan kata turunannya. Dalam artikel berjudul Definisi Kata Dasar, anda akan mendapati uraian tentang beberapa definisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lalu, artikel berjudul Definisi Kata Turunan, anda tak cuma akan mengetahui definisi, tapi juga proses morfologi pembentukan katanya. Dan akan semakin diperkaya wawasan anda tentang proses-proses pembentukan kata ketika menyimak juga artikel yang mengupas rinci tentang Cara Menulis Kata Ulang.

Pencarian Dari Google:

This entry was posted in Tata Bahasa and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>